KESADARAN YANG TERHAMPARKAN

Ketika hidup harus diperjuangkan, maka kegagalan sudah pasti akan datang. Namun, kau harus bisa mengendalikannya. Maka kemenangan takkan tega tuk menjauhimu. Cinta tak pergi tuk mendua...

Tuesday, October 03, 2006

KESENDIRIAN

Sayang...
Betapapun kau jauh dariku
Cinta ini slalu mengharapkan sinarmu

Sayang...
Tak pernah ku seperti ini
Dilubuk hatiku yang terdalam
Aku selalu mengenangmu

Tak pernahkah kau memikirkanku
Sedikitpun?

Cinta...
Apakah Aku harus mengemis cintanya
Setelah berpisah dengannya
Aku terasa asing dalam hidupku sendiri

Aku bingung pada diriku
Aku berharap kau mau berubah
Dan memahami diriku
Dan mencintaiku apa adanya

Namun….
Kau berbicara lain
Apakah kau tak mau bersamaku

Ternyata…
Sedetik itu memang sangat berarti bagiku
Kau sanggup merubah hidupku
Kau mampu memberikan sinarmu

Apakah harus menerima kenyataan ini
Atau…
Apakah aku harus memperjuangkan cintaku
Sungguh aku sangat mencintaimu
Baru kali ini aku benar-benar merasakan cinta
Apakah ini yang disebut cinta sejati

Hingga saat ini aku masih merasakan keberadaanmu
Apakah kau tidak ingin bersamaku
Cinta…
Apakah aku harus mengakhiri pencarianku
Dapatkah kau mengulurkan sayapmu kembali
Aku ingin terbang bersamamu
Seperti dulu

Sungguh cinta
Aku minta maaf
Aku benar-benar tak bisa tanpamu
Walaupun aku tahu kau egois
Tapi kenapa aku masih ingin merasakan dekat denganmu
Dan membutuihkanmu
Pi mungkin aku lebih egois darimu
Aku yang selalu ingin dimengerti
Aku yang telah menyakitimu

Jika aku harus mengeluarkan air mata
Aku tak tahu apa yang harus kutempatkan
Sudah berapa banyak perasaan ini kupendam
Karena keegoisanku
Karena kesombonganku
Aku menjadi luka sendiri

Baby...
Dapakah kita merajut cinta kembali
Aku ingin sekali melucuti keegoisanku ini
Atau aku harus bersujud dikakimu
Mengharap cintamu
Aku tak peduli

Aku tak bisa menghapus
Bahkan berusaha tuk melupakan dirimu
Aku heran pada diriku tuk sekian lama
Ternyata aku sadar
Kalau aku masih mencintaimu

Sayang..
Dapatkah kau kembali padaku
‘tuk memperbaiki
Hubungan yang pernah retak
AKU MASIH MENCINTAIMU

0 Comments:

Post a Comment

<< Home